Jumat, 28 Agustus 2015

All News

  • Dubes China Sambangi Menko Perekonomian Bahas Proyek Kereta Cepat

    Dubes China Sambangi Menko Perekonomian Bahas Proyek Kereta Cepat

    Tak mau kalah dengan langkah Jepang, Duta Besar China untuk Indonesia Xie Feng sore ini, Jumat (28/8/2015) menyambangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas proyek kereta cepat.

  • Kementerian PU-Pera: Belum Ada Pembahasan soal Pembangunan Gedung Baru DPR

    Kementerian PU-Pera: Belum Ada Pembahasan soal Pembangunan Gedung Baru DPR

    Belum ada pembahasan dari pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ke pihak kementerian yang berwenang soal rencana pembangunan gedung baru Nusantara I.

  • Kementan Usulkan Bea Masuk untuk Kedelai Impor

    Kementan Usulkan Bea Masuk untuk Kedelai Impor

    Isu harga komoditas kedelai belakangan ini kembali seksi pasca-melemahnya mata uang rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

  • China Tuding The Fed sebagai Penyebab Bergejolaknya Bursa Global

    China Tuding The Fed sebagai Penyebab Bergejolaknya Bursa Global

    Pejabat senior bank sentral China menyalahkan langkah Federal Reserve sehubungan dengan bergejolaknya pasar finansial global beberapa pekan belakangan ini.

  • Ringgit Anjlok 31 Persen, Ekonomi Malaysia Semakin Genting

    Ringgit Anjlok 31 Persen, Ekonomi Malaysia Semakin Genting

    Ekonomi Malaysia tampaknya kian genting. Kepercayaan pasar jatuh ke titik nadir.

  • PLTDG Pesanggaran Beroperasi, Biaya BBM Bisa Dihemat Rp 4 Miliar per Hari

    PLTDG Pesanggaran Beroperasi, Biaya BBM Bisa Dihemat Rp 4 Miliar per Hari

    Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTDG) 200 MW Pesanggaran, Denpasar resmi beroperasi Jumat (28/8/2015).

  • Kementrian PU-Pera Targetkan Serap Rp 70 Triliun dalam 4 Bulan

    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) berkomitmen untuk menyerap anggaran sebesar Rp 70 triliun hingga akhir tahun ini.

  • Perusahaan Otomotif Malaysia PHK Ratusan Karyawan

    Perusahaan Otomotif Malaysia PHK Ratusan Karyawan

    Perusahaan otomotif lokal Naza Automotive Manufacturing Sdn Bhd (NAM) memberhentikan 255 karyawannya