Senin, 22 Desember 2014

All News

  • Masih Dibayangi Pelemahan, IHSG Menguji Level Psikologis 5.000

    Masih Dibayangi Pelemahan, IHSG Menguji Level Psikologis 5.000

    Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan kembali dibayangi pelemahan

  • Rubel Makin Rontok Setelah Bank Sentral Rusia Naikkan Tinggi Suku Bunga Acuan

    Rubel Makin Rontok Setelah Bank Sentral Rusia Naikkan Tinggi Suku Bunga Acuan

    Nilai tukar mata uang Rusia, rubel, terhadap dollar AS, terpuruk lebih dari 11 persen, Selasa (16/12/2014). Penurunan ini merupakan yang paling tajam bagi rubel semenjak krisis keuangan pada 1998.

  • Presiden Berharap Tahun Depan Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat

    Presiden Berharap Tahun Depan Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat

    Untuk membahas nilai tukar rupiah ini, Presiden berencana menggadakan rapat dengan Gubernur Bank Indonesia dalam dua hingga tiga hari ke depan.

  • BNI Buka Layanan Contact Center di Surabaya

    BNI Buka Layanan Contact Center di Surabaya

    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memperkuat layanan contact center dengan menambah pusat layanan baru di Surabaya

  • Rupiah Melemah, BI Tambah Lelang SBI 9 Bulan

    Rupiah Melemah, BI Tambah Lelang SBI 9 Bulan

    salah satu caranya adalah dengan menambah lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 9 bulan.

  • Ikuti Rupiah, IHSG Ditutup Melemah di 5.025,02

    Ikuti Rupiah, IHSG Ditutup Melemah di 5.025,02

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada sore hari ini, Selasa (16/12/2014) seiring dengan keluarnya dana asing dari pasar

  • NPL Tinggi, Pemerintah Putus Kontrak dengan Bank Penyalur KUR

    NPL Tinggi, Pemerintah Putus Kontrak dengan Bank Penyalur KUR

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil memastikan pemerintah bakal mengevaluasi bank-bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR).

  • Turun 94 Poin, IHSG Sesi Hampir Sentuh Level 5.000

    Turun 94 Poin, IHSG Sesi Hampir Sentuh Level 5.000

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan pada perdagangan sesi I siang hari ini, Selasa (16/12/2014), seiring dengan nilai tukar rupiah yang terus melemah.