Minggu, 20 April 2014

All News

  • Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Naik

    Utang Luar Negeri Indonesia Kembali Naik

    Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada bulan Februari 2014 sebesar 272,1 miliar dollar AS atau tumbuh 7,4 persen.

  • Investasi Asing di Myanmar Tumbuh 192 Persen

    Investasi Asing di Myanmar Tumbuh 192 Persen

    Myanmar berhasil meraup investasi asing sebesar 4,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 46,7 triliun sepanjang tahun fiskal 2013-2014 yang berakhir Maret.

  • BPJS Ketenagakarjaan Targetkan 15,2 Juta Pekerja Jadi Peserta

    BPJS Ketenagakarjaan Targetkan 15,2 Juta Pekerja Jadi Peserta

    BPJS Ketenagakerjaan menargetkan lebih banyak pekerja Indonesia menjadi peserta guna memperoleh jaminan sosial.

  • Mengintip Manuver Myanmar dan Thailand Hadapi Pasar Bebas ASEAN

    Mengintip Manuver Myanmar dan Thailand Hadapi Pasar Bebas ASEAN

    Sejumlah negara mulai bermanuver menyusun strategi memenangkan pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, yang memiliki potensi tak kurang dari 600 juta orang.

  • Garap Panas Bumi di Hutan Lindung, Pertamina Tunggu Restu Menhut

    Garap Panas Bumi di Hutan Lindung, Pertamina Tunggu Restu Menhut

    Direktur PT Pertamina Geothermal Energi Jakata, Roni Gunawan menyebutkan pihaknya saat ini menunggu restu dari menteri kehutanan

  • Dahlan: Saham Pemerintah di Freeport Tak Ada Artinya

    Dahlan: Saham Pemerintah di Freeport Tak Ada Artinya

    Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menyatakan kepemilikan saham oleh pemerintah di Freeport sebesar 9,3 persen hampir tidak ada artinya.

  • 0rganda Minta Angkot Mendapatkan Insentif seperti Kereta Api

    0rganda Minta Angkot Mendapatkan Insentif seperti Kereta Api

    Ketua DPP Organisasi Angkutan Daerah Eka Sari Lorena, mengatakan, angkutan kota (Angkot) seharusnya mendapatkan subsidi dari pemerintah.

  • Wamenkeu: Subsidi Listrik Jangan Sampai Jadi Bom Baru

    Wamenkeu: Subsidi Listrik Jangan Sampai Jadi Bom Baru

    Wakil Menteri Keuangan, Bambang PS Brodjonegoro menuturkan, pola subsidi listri yang ada saat ini harus diperbaiki.