JAKARTA, SENIN - Bank Tabungan Negara (BTN) mulai membiayai konstruksi (kredit konstruksi) empat Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) yang berlokasi di kawasan Pulogebang, Cengkareng, Daan Mogot, serta Cawang.
"Empat ini yang kami sepakati untuk dibiayai dari sebanyak 63 menara Rusunami yang permohonannya masuk ke BTN," kata Direktur Utama BTN, Iqbal Latanro di Jakarta, Senin (11/2), usai resepsi HUT ke-58 BTN.
Menurut Iqbal, seperti dikutip dari Antara, BTN mengalokasikan anggaran Rp1 triliun guna pembangunan Rusunami bagian dari total alokasi kredit yang telah disetujui pemegang saham (pemerintah) dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2008 sebesar Rp10,043 triliun.
Iqbal mengatakan pembangunan Rusunami berjalan dalam dua bulan terakhir ini sehingga sudah sepatutnya BTN mulai berperan untuk membiayai sektor konstruksi. Sementara, kredit kepemilikan Rusunami bagi konsumen yang akan membeli saat ini masih menunggu Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera).
Saat ini sudah ada 12 pengembang yang mengajukan permohonan kepada BTN agar dapat merealisasikan kredit konstruksi. Terkait hal itu, Iqbal mengatakan pihaknya akan mempererat kerja sama dengan organisasi profesi pengembang baik dengan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) atau Asosiasi Perusahaan Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Lebih rinci, Direktur Kredit BTN Purwadi mengatakan, Rusunami di Dan Mogot sekitar 10 menara yang dibiayai dengan jumlah unit 3.000 an. Sementara, untuk tiga lainnya berkisar 300 sampai 600 unit pada tahap awal.


