JAKARTA, SELASA- Bank Indonesia berencana akan menerbitkan uang kertas pecahan Rp 2.000 pada awal tahun 2009 nanti. Uang pecahan ini dicetak untuk menggantikan uang kertas pecahan Rp 1.000 yang akan dihentikan penerbitannya.
Demikian diungkapkan Deputy Gubernur Bank Indonesia Budi Rochadi seusai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sosialisasi Keaslian Uang Kertas dan Perbankan Syariah antara BI dan PBNU, di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (15/7).
Menurut Budi, BI siap mengedarkan uang kertas pecahan Rp 2.000 sebanyak 15 juta lembar untuk pertama kali edar awal tahun 2009 nanti. "Kami menargetkan dapat mengedarkan 1,1 miliar lembar uang pecahan Rp 2.000 sepanjang tahun 2009," kata Budi.
Sementara itu, uang kertas Rp 1.000 tidak akan diproduksi lagi dan akan ditarik dari peredaran selambat-lambatnya dalam jangka waktu 5 tahun. Sebagai gantinya, BI akan memperbanhyak produksi uang logam pecahan Rp 1.000. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya dalam produksi uang Rupiah. (C10-08)