JAKARTA, KAMIS-- Garudafood Group saat ini telah melaksanakan penggeseran hari kerja ke hari Sabtu dan Minggu terkait dengan implementasi Surat Keputusan Bersama (SKB) lima menteri Tentang Pengaturan Hari Kerja Industri.
Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Executive Officer (CEO) Garudafood Group Sudhamek AWS usai acara Social Marketing Circle, di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Kamis (31/7).
Namun, Sudhamek menyesalkan sikap Pemerintah yang menganggap SKB lima menteri Penggeseran Hari Kerja sebagai satu-satunya jalan keluar untuk krisis pasokan listrik. "Sebenarnya dunia usaha tidak perlu diajari tentang penghematan, karena kita yang paling pandai memilih efisiensi,"kata Sudhamek.
Masalah krisis listrik, kata Sudhamek, terletak pada kurang terencananya Pemerintah dalam mengatur pasokan listrik hingga sampai ke pelanggan. Sudhamek mengaku hingga kini belum ada kerugian yang berarti akibat pemindahan hari kerja. "Hanya saja, jika hari kerja dipindah ke hari minggu dan terhitung lembur pasti akan menimbulkan masalah baik bagi manajemen maupun bagi pekerja,"kata Sudhamek.


