Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 21:09 WIB
Kadin Optimistis Renegosiasi Kontak PLG Tangguh
Wahyu Satriani Ari Wulan | Senin, 8 September 2008 | 19:45 WIB
|
Share:

JAKARTA, SENIN - Kamar dagang dan industri (Kadin) optimistis proses negosiasi kembali harga jual gas alam cair atau liquid natural gas (LNG) dari Lapangan Tangguh akan berjalan lancar. Hal tersebut disampaikan Ketua Kadin Indonesia MS Hidayat usai buka puasa, di Graha Niaga, Jakarta, Senin (8/9).

"Kadin mendukung upaya pemerintah untuk renegosiasi kontrak. Saya pelajari bahwa apa yg ditandatangani masa lalu memang ikuti formula tertentu," kata Hidayat.

Menurut Hidayat, kontrak yang ditandatangani tahun 2002 silam berdasarkan asusmi dan perkiraan atas harga LNG dan BBM pada waktu itu. Ternyata, tutur Hidayat, perkiraan tersebut jauh meleset.

"Asumsi untuk jangka panjang dan meleset itu bisa saja terjadi, dan bisa saja buat rugi. tapi itu bukan suatu tindak pidana", ujarnya. Namun, menurut Hidayat, seharusnya kala itu pemerintah segera mengambil inisiatif untuk memulai perundingan kembali.

Renegosiasi dilakukan dengan melihat kembali asumsi harga BBM. Jika dulu harga BBM diperkirakan hanya sekitar 40 dollar, namun ternyata tembus diatas 100 dollar. Lebih lanjut Hidayat mengatakan dalam kontrak jangka panjang ada klausal review harga.

"Itu yang harus digunakan sebaik-baiknya karena negoisasi ini sifatnya win win," ujar Hidayat. Hidayat optimis Indonesia dapat melakukan review harga karena hubungan antara Indonesia dan Cina sangat erat.

"Saya tidak lihat salah satu pihak ambil keuntungan dari "accident" ini," tuturnya.