Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 21:10 WIB
Harga BMM Turun?
Erlangga Djumena | Jumat, 12 September 2008 | 13:19 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Negara-negara lain sudah mulai menurunkan harga harga bahan bakar minyak seiring dengan turunnya harga minyak mentah dari rekor harga tertinggginya pada 147 dollar AS dan sekarang sudah melorot mendekati 100 dollar AS per barrel. Nah, pemerintah juga akan mengkaji penurunan BBM bersubsidi jika harga minyak Indonesia (Indonesia crude price/ICP) sudah di bawah 95 dollar per barrel.

Dirjen Migas Departemen ESDM Evita Legowo di Jakarta, Jumat (12/9), mengatakan, pemerintah terus mencermati penurunan harga minyak dunia yang terjadi belakangan ini. "Kami akan duduk bersama untuk membahas kemungkinan penurunan harga BBM bersubsidi, kalau ICP sudah berada di bawah 95 dollar AS per barrel," katanya.
    
Evita mengatakan, patokan 95 dollar AS per barrel tersebut mengacu asumsi APBN Perubahan 2008 di angka yang sama. Harga minyak dunia terus merosot mendekati batas psikologis di kisaran 100 dollar AS per barrel setelah sempat menyentuh 147 dollar per barrel pada 11 Juli.
    
Sementara itu, harga ICP berkisar 2-3 dollar lebih rendah daripada harga minyak dunia. ICP rata-rata Agustus 2008 tercatat 115,56 dollar AS per barrel atau turun 19,4 dollar AS per barrel dari bulan Juli, 134,96 dollar AS per barrel.

Sumber :
Ant