Rabu, 16 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 16 Mei 2012 | 21:11 WIB
PLTU Berbahan Bakar Gambut Segera Dibangun
Erlangga Djumena | Kamis, 18 September 2008 | 13:24 WIB
|
Share:

KOMPAS/BONI DWI PRAMUDYANTO
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) mendengarkan penjelasan dari anggota staf PT Tambang Bukit Asam saat meninjau lokasi pertambangan batu bara di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (28/7). Wapres juga mendukung rencana PT Tambang Bukit Asam mengembangkan rel kereta api untuk meningkatkan kapasitas angkut produksi batu bara ke pembangkit listrik.

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS -  PT Sebukit Power akan segera membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 3x67 MW dengan bahan bakar gambut di Kalimantan Barat.
    
Rencana pembangunan PLTU gambut tersebut semakin dekat setelah ditandatanganinya head of agreement (HoA) antara Sebukit dengan PT PLN (Persero) selaku pembeli listrik di Jakarta, Kamis (18/9).

Dirut Sebukit Marcellius Kurniawan usai penandatanganan mengatakan, konstruksi pembangkit direncanakan pada September 2009. "Unit pertama ditargetkan selesai 2011, unit 2 selesai 2012, dan unit 3 pada 2013," katanya.
    
Menurut dia, total biaya proyek mencapai 400 juta dollar AS yang mencakup biaya konstruksi, peralatan, infrastruktur pengolahan gambut, dan biaya keuangan. Dari biaya tersebut, sebanyak 70 persen berupa pinjaman dari lembaga keuangan di Asia dan 30 persen modal sendiri.

"Tarif listrik sebesar 4,787 dollar AS per kWh dengan kontrak selama 30 tahun," katanya. Sebukit telah mendapat izin pemanfaatan lahan gambut seluas 19.500 ha di Kalbar.

Marcell menambahkan, berdasarkan ahli gambut dari Finlandia, Poyry Energy, lahan gambut di Kalbar layak dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Finlandia memang sudah banyak memanfaatkan gambut sebagai sumber energi pembangkit.

Sumber :
Ant