Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:14 WIB
Dephub Sidak ke GMF
| Senin, 3 November 2008 | 17:34 WIB
|
Share:

PERSDA/HENDRA GUNAWAN
Suasana di Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (3/11).

JAKARTA, SENIN - Otoritas penerbangan Indonesia melakukan inspeksi mendadak ke bengkel pesawat milik Garuda Indonesia, Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (3/11). Sidak tidak menemukan penyelewengan. Ramp check itu sendiri dilakukan terkait dengan peristiwa patahnya as roda pesawat Boeing 737-400 dengan nomor GA 254 milik Garuda di Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, Selasa (28/10) lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan, Budhi Muliawan Suyitno mengatakan, sidak difokuskan pada bagian landing gear pesawat yang asnya patah tersebut. "Petugas tidak menemukan hal yang mencurigakan di GMF," kata Budhi kepada wartawan di Jakarta.

Jika melihat kondisinya, kata Budhi, landing gear yang digunakan pesawat jenis Boeing 737-400 itu masih dalam kondisi baik. Saat insiden terjadi, jelas Budhi, landing gear tersebut baru tiga hari keluar dari bengkel perawatan Garuda di Miami, Amerika Serikat. Sparepart pesawat tersebut baru delapan kali digunakan.

Meski telah diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), namun GMF juga tetap menyerahkan data-data insiden patahnya as roda pesawat tersebut ke bengkel pesawat Boeing di Seattle, Amerika Serikat. "Untuk lebih meyakinkan penyebab pasti patahnya landing gear tersebut, apa karena hard landing atau karena
hal lain," ujarnya.

Dirjen Hubud meminta Garuda untuk memperhatikan kondisi landasan pacu pesawat saat saat melakukan take off maupun landing. "Karena seperti kasus di Makassar, penyebab pecahnya roda pesawat karena banyak kerikil," ujarnya. (Hendra Gunawan)

Sumber :
Persda Network