JAKARTA, RABU — Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) pesimis exposure yang berada Bank Indover akan kembali 100 persen. Diperkirakan, exposure tersebut hanya akan kembali sekitar 50 persen.
"Saya tidak yakin kalau kembali 100 persen, sepertinya tidak mungkin. Mungkin 50 persen lumayanlah, apalagi kalau asetnya terus menurun," kata Direktur Keuangan BRI Abdul Salam seusai penandatanganan kerja sama dengan Departemen Agama (Depag) di Jakarta, Rabu (31/12).
Abdul memperkirakan, perhitungan nilai aset akan selesai pada akhir Januari 2009 mendatang. Menurutnya, target perhitungan nilai aset sekitar 2 bulan. Saat ini pihak kurator masih menghitung nilai aset setelah dinyatakan pailit.
Adapun BRI sendiri sudah menunjuk tim pengacara untuk menyelesaikan hal tersebut. BRI memiliki exposure di Indover mencapai 60 juta dollar AS.
Menurut Abdul, Bank Indonesia (BI) sebagai pemilik tidak pernah melakukan konsolidasi terhadap bank yang dananya tersangkut di Indover. "Kita dulu melihatnya yang punya BI, tetapi karena terkena krisis menjadi kolaps," ujar Abdul.
