Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 19:20 WIB
Pertamina: Stok BBM Aman Kok...
Maya Saputri | Jumat, 2 Januari 2009 | 14:51 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Awak truk menyegel tutup tangki seusai pengisian bahan bakar premium untuk kebutuhan stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di Depo Pertamina UPms III Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (16/5). Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari H Soemarno menyatakan, stok bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Stok BBM jenis premium tersedia untuk kebutuhan nasional selama 18 hari, solar cukup untuk 14 hari, dan elpiji tersedia untuk 15 hari.

TERKAIT:

JAKARTA,JUMAT-Persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk semua jenis baik premium, solar, minyak tanah, pertamax maupun pertamax plus cukup untuk lebih dari 20 hari ke depan.

Demikian dikatakan Vice President Communication PT Pertamina Anang Rizkani Noor dalam keterangan pers tertulis kepada Kompas.com, di Jakarta, Jumat (2/1) menanggapi habisnya stok BBM di sejumlah SPBU di Jakarta.

“Beberapa SPBU mengurangi stok sebelum 1 Januari 2009 untuk  mengantisipasi akan adanya penurunan harga premium. Hal ini terlihat dengan menurunnya permintaan SBPU di Jabodetabek yang biasanya 11.000 KL menjadi 7.000 KL dalam beberapa hari terakhir,” ujar Anang.

Saat ini armada truk tanki sedang bergerak menuju SPBU-SPBU, hingga siang ini SPBU sudah dapat kembali memberi pelayanan pada konsumen.

Dikatakan Anang, PT Pertamina (Persero) mulai 2 Januari 2009 memberlakukan sistem teknologi informasi baru, salah satunya sebagai dasar untuk bertransaksi bahan bakar minyak  (BBM) dari depot-depot Pertamina menuju ke SPBU. “Sistim baru yang lebih canggih ini memungkinkan lebih terjaminnya ketepatan transaksi dan dapat dipantau setiap saat (real time),” ujarnya.

Ditambahkannya, sistem ini merupakan salah satu perwujudan komitmen Pertamina dalam meninggatkan pelayanan kepada konsumen. “Antisipasi telah disiapkan jika dalam proses penyesuaian sistem baru ini terjadi gangguan sehingga pelayanan kepada konsumen tetap dipenuhi dengan baik,” tegasnya.