JAKARTA, JUMAT - Pemerintah Italia hanya menyetujui 7 dari 11 proyek yang diajukan Indonesia. Proyek-proyek tersebut akan dibangun tahun 2009 dengan pembiayaan dana konversi utang Indonesia ke Italia. Meski yang disetujui hanya 7 proyek, namun nilainya lebih besar dibandingkan nilai 11 proyek yang diajukan.
Menurut Deputi Menko Perekonomian Mahendra Siregar semula Indonesia mengajukan 11 proyek dengan nilai Rp 237, 65 miliar. Namun, hanya 7 proyek dengan nilai Rp 240,71 miliar yang disetujui Italia. "Alokasi yang disetujui hanya untuk 7 proyek karena dananya sudah tidak mencukupi," kata Mahendra, saat jumpa pers, gedung Menko, Jakarta, Jumat (9/1).
Proyek ini merupakan tahap ketiga dari program Dept Swap Indonesia-Italia yang berlaku tahun 2005-2010. Program ini merupakan kontribusi pemerintah Italia dan berpotensi untuk menghapus utang Indonesia sebesar Rp 300 miliar.
Program konversi utang itu untuk menanggulangi bencana tsunami Aceh dan Nias. Pada tahap ketiga tahun 2009 ini, proyek yang disetujui antara lain, Rehabilitasi dan rekonstruksi pelabuhan ikan di Lampulo tahap ketiga, program keluarga harapan dan bantuan untuk keluarga miskin, tiga proyek irigrasi dan dua proyek pembangunan jalan.
"Yang lain karena keterbatasan sisa utang terbatas, jadi proyek yang dapat dilaksanakan juga terbatas," ujarnya.
