Kamis, 24 Juli 2014

/

Perikanan

Harga Udang Vaname Naik

Kamis, 15 Januari 2009 | 11:16 WIB

Baca juga

REMBANG, KOMPAS - Harga udang vaname di Desa Sluke, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, sempat terpuruk karena imbas krisis global. Pada panen kali ini, harga udang tersebut naik Rp 8.000 per kilogram, dari Rp 24.000 per kilogram menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Petani udang vaname Desa Sluke, Yanto (39), Rabu (14/1), di Rembang, mengatakan, kenaikan harga udang menggembirakan mereka. Para petani yang rugi pada panen tiga bulan lalu kini mampu meraup keuntungan.

Melalui sebaran benih udang vaname 225.000 ekor di tambak seluas tiga perempat hektar, Yanto memanen 2,4 ton udang vaname ukuran 90. Artinya, dalam setiap kilogram, Yanto menghasilkan 90 ekor udang vaname.

"Meski angin musim barat memengaruhi kadar garam dan pembesaran udang lambat, udang terbebas dari penyakit spot atau bintik putih," kata Yanto.

Bermodalkan Rp 45 juta, Yanto meraup keuntungan kotor sekitar Rp 31,8 juta. Pasalnya, pembeli menebus seluruh udang vaname di tiga tambak senilai Rp 76,8 juta.

Petani lainnya, Arifin (40), mengatakan, dia memanen udang vaname 2 ton senilai Rp 64 juta. Lebih banyak ketimbang panen tiga bulan lalu yang Rp 48 juta.

Pemborong udang vaname asal Rembang Achmad (33) mengatakan, harga udang vaname tinggi karena pasar luar negeri membaik. Melalui PT BMI Surabaya, udang itu dipasarkan ke Jepang dan Amerika. (Hen)


Editor :