Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 20:04 WIB
Pembangunan Baru 0,1 Persen Dari Target
Irene Sarwindaningrum | Senin, 19 Januari 2009 | 20:23 WIB
|
Share:

YOGYAKARTA, SENIN - Target pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) masih jauh dari tercapai. Selama lima tahun (2005-2009), pemerintah baru membangun 79 unit atau hanya 0,1 persen dari target 60.000 unit.

Kepala Pusat Pengembangan Perumahan Andi Zainal Dulung mengatakan, sebagian besar rusunawa yang dibangun pemerintah itu berlokasi di kampus. Sisanya di sejumlah pusat hunian pekerja antara lain di Medan dan Bandung.

Pembangunan rusunawa diprioritaskan untuk mahasiswa dan pekerja, katanya, dalam Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Rusunawa Asrama Mahasiswa di Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa (UST), Yogyakarta, Senin (19/1).

Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Yusuf Asyari mengatakan, alasan utama belum tercapainya target pembangunan rusunawa karena terbatasnya anggaran. Selama ini, dana pembangunan rusunawa berasal dari APBN dan APBD. Jumlahnya mencapai Rp 300 miliar per tahun.

"Meskipun ditanggung dua sumber, tapi dana yang tersedia masih jauh dari cukup," ujarnya.

Sementara dalam pemancangan tiang pertama pembangunan asrama mahasiswa rusunawa di kampus Universitas Negeri Yogaykarta di Wates, Kulon Progo, Bupati Kulon Progo Toyo S Dipo mengatakan, pihaknya berharap pemerintah menggulirkan pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami).

"Pembangunan rusunami bagi nelayan pantai selatan Kulon Progo akan sangat membantu," ucap Toyo.