Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 20:15 WIB
Bank Century Bidik Pelaku UKM Tionghoa
Hindra | Kamis, 22 Januari 2009 | 16:49 WIB
|
Share:

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Dewi (kiri) meluapkan kekesalan kepada perwakilan Bank Century karena tidak mendapatkan penjelasan pasti mengenai nasib uang mereka di kantor pusat Bank Century di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (17/12). Ia bersama nasabah lainnya, yang menjadi korban produk reksa dana PT Antaboga, meminta penggantian penuh uang mereka yang total diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

TERKAIT:

JAKARTA, KAMIS — Direktur Utama PT Bank Century Tbk Maryono, Kamis (22/1) di Jakarta, mengatakan, tahun 2009 ini pihaknya menargetkan pengembangan bisnis UKM dan consumer credit, terutama pelaku usaha berketurunan Tionghoa. Pasalnya, sebagian bank yang sedianya fokus kepada kelompok pelaku usaha ini, telah beralih ke golongan masyarakat yang lebih tinggi sehingga Bank Century memiliki peluang di bidang ini.

Maryono juga mengatakan, berdasarkan analisisnya, sektor consumer credit tetap menjanjikan tahun ini, baik di bidang pricing maupun margin. "Selain itu, kami juga menargetkan pengembangan payment and remmittances," ujarnya. Maryono menambahkan, untuk tahun 2009 ini, pihaknya menargetkan peningkatan usaha pembiayaan, dari Rp 4,7 triliun menjadi Rp 6,8 triliun.

Sementara itu, untuk perolehan dana pihak ketiga (DPK), Bank Century menargetkan peningkatan dari Rp 5,1 triliun pada tahun 2008 menjadi Rp 7,5 triliun pada tahun ini.

Pada awal tahun ini, Maryono mengaku, nilai pertumbuhan kredit bersih Bank Century telah mencapai Rp 100 miliar. Menurutnya, hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat telah berangsur-angsur pulih. Sebelumnya, guna mengatasi persoalan likuiditas yang belum aman, manajemen baru PT Bank Century Tbk gencar meminta dukungan dari berbagai badan usaha milik negara, serta instansi pemerintah lainnya, untuk menempatkan dananya di bank tersebut. Bank Century juga meminta dukungan bank-bank lain agar bersedia menyalurkan pinjaman antarbank.