Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 20:56 WIB
Gaji Tak Mencukupi, Guru Buka Usaha Sampingan
Dwi Bayu Radius | Rabu, 4 Februari 2009 | 01:19 WIB
|
Share:

 

 

BANDUNG, SELASA - Gaji guru di Jawa Barat yang belum memadai membuat mereka terpaksa membuka usaha sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Guru Sekolah Dasar Negeri Harapan Mulya, Atori (52) di Bandung Barat mengatakan, gajinya Rp 2,73 juta per bulan.

Setiap bulan, ia harus membayar cicilan kredit kepada bank sebesar Rp 1,53 juta sehingga uang tersisa hanya Rp 1,2 juta. Jumlah itu untuk mencukupi kebutuhan satu bulan terasa mencekik. Ia terpaksa memenuhinya dengan usaha sampingan berkebun labu.

Penghasilannya sekitar Rp 1 juta per bulan. Pendapatan saya hanya cukup untuk makan. Jarang sekali bisa menabung. Kalaupun bisa, paling hanya Rp 200.000, katanya.

Guru Sekolah Menengah Atas 8 Bandung, Adang Joppy (52), mengatakan, ia harus membayar cicilan kredit kepada bank sebesar Rp 1,3 juta per bulan, sementara gajinya hanya Rp 2,7 juta. Selain itu, ia harus menyisihkan Rp 750.000 untuk biaya hidup anak yang sedang kuliah.

Sisa gaji setelah dipotong berbagai keperluan, sebesar Rp 600.000 sangat tidak mencukupi untuk kebutuhan hidup sebulan. Adang harus mencukupi kebutuh an keluarga dari usaha istrinya seperti jasa merias, mengajar senam, dan membuat kue.