Senin, 21 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 21 Mei 2012 | 22:05 WIB
Kenaikan Harga Diharapkan Dongkrak Industri Gula Lokal
Aloysius Budi Kurniawan | Minggu, 15 Februari 2009 | 23:19 WIB
|
Share:

SURABAYA, MINGGU - Dalam dua minggu pertama bulan Februari, harga gula di tingkat konsumen naik dari Rp. 6.200 per kilogram menjadi Rp. 7.200 per kilogram atau meningkat sebesar 16 persen. Kenaikan harga gula ini diharapkan menjadi momentum untuk mendesain kembali arah kebijakan yang lebih berpihak kepada petani dan pabrik gula lokal.

Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Perkebuhan Nusantara XI Adig Suwandi mengungkapkan, pada situasi demikian, industri makanan dan minuman yang biasanya menggunakan gula rafinasi kemungkinan besar beralih ke gula lokal untuk meminimalisasi biaya produksi.

"Mahalnya harga gula juga tercermin dari realisasi impor raw sugar oleh kalangan industri gula rafinasi dan gula rafinasi oleh industri pangan yang baru mencapai 10-30 persen," ujarnya Minggu (15/2) di Surabaya.

Dalam Rapat Koordinasi Teknis Kebijakan Pergulaan Kamis (12/2) lalu di Surabaya juga terungkap bahwa stok gula nasional per 31 Januari 2009 adalah 696.000 ton. Ini berarti jumlah tersebut mampu menutup kebutuhan untuk tiga bulan ke depan tanpa harus impor.