JAKARTA, SENIN — Kurs rupiah, Senin (23/2) sore, menguat di bawah Rp 12.000 per dollar AS, setelah Indonesia mendapat cadangan devisa siaga dari kesepakatan forum ASEAN ditambah tiga negara, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan.
Nilai tukar rupiah menguat menjadi Rp 11.880/11.980 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 11.960/11.975 atau naik 80 poin.
Pengamat Pasar uang, Edwin Sinaga, di Jakarta, mengatakan, tambahan tersebut akan memperkuat cadangan devisa Indonesia yang saat ini berjumlah 51 miliar dollar AS yang cukup untuk membiayai impor lebih dari 3 sampai 5 bulan.
"Tambahan itu diperoleh dari dana cadangan ASEAN ditambah tiga negara yang nilainya naik dari 84 miliar dollar menjadi 120 miliar dollar," katanya.
Akibatnya, menurut dia, pelaku pasar mulai melepas dollar dan membeli rupiah, meski aksi beli rupiah belum begitu besar. "Meski demikian diharapkan isu positif itu akan berlanjut sehingga rupiah akan terus menguat hingga mendekati angka Rp 11.500 per dollar," ucapnya.
Faktor positif lainnya, lanjut dia, juga dengan usaha pemerintah akan menerbitkan obligasi di Jepang setelah pemerintah Jepang menjamin bahwa obligasi itu akan mendapat respons pasar Jepang.
"Hal ini juga memberikan nilai positif pasar sehingga rupiah yang selama tiga pekan terpuruk hingga di atas Rp 12.000 per dollar AS kembali menguat," katanya.
Selain itu, masuknya investor asing dari Timur Tengah juga memberikan respons yang cukup besar pada hari-hari berikut. Karena itu, peluang pasar terhadap rupiah ke depan akan semakin cerah. "Kami optimistis rupiah akan kembali menguat hingga mendekati angka Rp 11.000 per dollar AS, apabila tidak ada hambatan yang negatif," ucapnya.
Menurut dia, pemerintah berusaha menjaga mata uangnya agar tidak terpuruk lebih jauh dengan mencari dana baru dari luar, dan meningkatkan kinerja ekonomi Indonesia menjelang pelaksanaan pemilu. "Kami yakin pertumbuhan ekonomi akan semakin baik dengan adanya dana baru yang diperoleh pemerintah, baik dari obligasi, maupun tambahan dana cadangan devisa," ucapnya.


