JAKARTA, SENIN — Forum Ekonomi Islam Dunia atau WIEF kelima melahirkan kesepakatan konkret dalam hubungan bisnis dan pembangunan wilayah di Indonesia senilai 3 miliar dollar AS atau setara Rp 33 triliun. Kesepakatan yang dipertegas dalam Memorandum of Agreement atau MOA itu sebagian besar terfokus di Kalimantan Timur.
Demikian diungkapkan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Pemimpin Panitia Pelaksana WIEF ke-5, Sofyan A Djalil, di Jakarta, Senin (2/3).
Salah satu kesepakatan yang dituangkan dalam MOA itu adalah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kutai Timur, antara lain, jalur kereta api dengan total nilai investasi 1 miliar dollar AS. Di samping itu, ditandatangani juga kerja sama pengembangan kapasitas kilang minyak milik Pertamina di Balikpapan senilai 1,7 miliar dollar AS.
"Ini merupakan hasil yang konkret dan visible yang ditimbulkan dari kolaborasi perusahaan-perusahaan yang hadir dalam forum ini. Namun, kami juga mendorong agar peserta pertemuan terus menambah peluang untuk mendapatkan transaksi lain selama WIEF ini," ujar Sofyan.

