PALANGKARAYA, SENIN - Akibat melambungnya harga gula pasir belakangan ini, Kalimantan Tengah saat ini membutuhkan operasi pasar gula pasir.
Demikian dsiampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Muchtar, di Palangkaraya, Senin (2/3).
Pertengahan Januari lalu satu kilogram (kg) gula pasir di Palangkaraya masih seharga Rp 6.200 per kilogram (kg), saat ini sudah menembus Rp 7.800 per kg.
Departemen Perdagangan sudah meminta PTPN IX, X, dan XI segera mengadakan operasi pasar gula pasir di daerah-daerah yang mengalami lonjakan harga gula, termasuk di Palangkaraya. "Saat ini kami sedang menunggu realisasinya," kata Muchtar.
Dari informasi yang diterima Disperindag Kalteng, melambungnya harga gula pasir belakangan ini dipengaruhi masuknya masa jeda penggilingan tebu, yang puncak penggilingannya diperkirakan baru akan mulai pada Mei nanti.


