Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 08:59 WIB
Janji Gubernur Jabar Ciptakan Sejuta Lapangan Kerja Ditagih
IGN sawabi | Rabu, 4 Maret 2009 | 13:51 WIB
|
Share:

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf.

TERKAIT:

BANDUNG, RABU — Kelompok yang mengatasnamakan Elemen Masyarakat Jawa Barat (EMJB) mengingatkan anggota DPRD Jabar tidak terlena dalam pencalegan, tetapi harus tetap kritis, mengontrol, dan menagih janji-janji dari Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan dan wakilnya, Dede Yusuf, (Hade).
      
"Anggota DPRD jangan terlena dengan pencalegan karena janji-janji yang disampaikan Hade saat Kampanye Pilkada belum terealisasi," kata Koordinator EMJB Agam Anugrah di sela-sela audiensi dengan Anggota DPRD Jabar di Bandung, Rabu.
     
Menurut Agam, janji-janji Hade belum ada tanda-tanda terealisasi. EMJB mengingatkan agar duet yang memenangi Pilkada Jabar 2008 itu jangan terlena dengan rutinitas tanpa ada gebrakan dan program-program riil untuk merealisasikan janjinya itu.
     
Janji Hade antara lain penciptaan sejuta lapangan pekerjaan, sekolah gratis, kesehatan gratis, serta peningkatan kesejahteraan guru, petani, dan nelayan.
      
"Tidak fair bila menuntut mereka mundur sekarang, pemerintahannya belum setahun. Kami beri waktu lima bulan ke depan Hade harus bisa memperlihatkan langkah riil dalam merealisasikan janji-janji untuk kesejahteraan masyarakat Jabar," kata Agam.
     
Menurut Agam, keberhasilan memenuhi janji politiknya merupakan sukses kinerja Hade, sebaliknya bila gagal mewujudkannya bisa jadi akibat ketidaktahuan Hade terhadap akar permasalahan rakyat Jabar.
     
EMJB juga mengkritisi gagasan Wagub Jabar H Dede Yusuf untuk membentuk Asosiasi Wakil Kepala Daerah sebagai sebuah gagasan konyol karena kepala dan wakil kepala daerah adalah satu kotak yang sama dan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Sumber :
Ant