Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 19:46 WIB
Minyak Dunia Naik, Premium Bergeming
Hindra | Selasa, 10 Maret 2009 | 18:43 WIB
|
Share:

TPG IMAGES

JAKARTA, SELASA - Kendati harga minyak mentah dunia terus merangkak naik menjadi 44,05 Dollar AS per barrel, Pemerintah Indonesia tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi, termasuk harga premium.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro usai mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) di Departemen Keuangan, Jakarta, Selasa (10/3).

"Kami akan menggunakan surplus penjualan periode sebelumnya (Desember 2008-Februari 2009). Memang nanti akan defisit," ujar Purnomo kepada para wartawan Depkeu.

Kenaikan minyak mentah ini mengakibatkan nilai keekonomian premium bertengger di posisi Rp 5.422 per liter. Secara umum, harga minyak dunia di pasar internasional selalu naik pada Januari hingga Maret akibat melonjaknya permintaan bahan bakar di Amerika Serikat dan Eropa, yang selama periode tersebut memasuki musim dingin.