JAKARTA, KOMPAS.com — Departemen Perhubungan segera melakukan evaluasi terhadap jadwal penerbangan nasional menyusul pelarangan terbang sementara lima unit pesawat jenis MD-90 milik Lion Mentari Airlines (Lion Air).
Direktur Angkutan Udara Departemen Perhubungan Tri S Sunoko mengatakan, dengan tidak dioperasikannya lima pesawat tersebut, kemungkinan akan berpengaruh terhadap pelayanan penumpang. Karenanya, agar pelayanan penumpang tak terganggu harus ada penyesuaian.
"Kita akan melakukan evaluasi dahulu terhadap utilisasi penerbangan kita. Nanti dilihat rute-rute mana saja yang kekurangan pelayanan, nah setelah itu baru kita akan menyesuaikan rute-rute yang ada agar semua penumpang terlayani," kata Tri Sunoko di Jakarta, Jumat (13/3).
Seperti diketahui pesawat MD-90 mampu menerbangkan penumpang sebanyak sekitar 160 orang. Dengan tidak beroperasinya lima pesawat ini tentu berpengaruh terhadap pelayanan penerbangan.


