KOMPAS
Senin, 22 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Badawi: PHK TKI Tak Terelakkan
Laporan wartawan PERSDA Ade Mayasanto
Selasa, 17 Maret 2009 | 14:34 WIB
GETTY IMAGES/CARSTEN KOALL
PM Malaysia Abdullah Ahmad Badawi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Perdana Menteri Malaysia Abdullah bin Haji Ahmad Badawi menegaskan, akibat dampak krisis keuangan global di Amerika Serikat, Pemerintah Malaysia memastikan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berlanjut pada pemulangan tenaga kerja Indonesia (TKI) tidak bisa dihindarkan.

Hal ini sempat disampaikan Badawi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat bertemu pada acara konsultasi Indonesia dan Malaysia di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/3) pagi hingga siang tadi.

"Saya sudah jelaskan pada Presiden, kita akan mengambil langkah seperti terjadi PHK adalah sesuatu yang tidak dapat dielakkan," ujar Badawi.

Menurut Badawi, dampak krisis keuangan AS saat ini telah merembet ke hampir semua negara di dunia. Atas masalah ini, setiap negara akan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dan menghadang dampak lebih buruk.

"Pemerintah akan mengambil tindakan yang perlu diambil untuk mengimbanginya," ujarnya.

Meski demikian, Badawi berharap masalah PHK tidak dibesar-besarkan. Sebab, PHK sendiri belum terjadi di Malaysia.

"Bila terjadi PHK, bukan hanya bagi para pekerja asing, namun juga warga malaysia juga. Kita akan kelola itu," ungkapnya.

PM Badawi bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak pukul 10.00 hingga 12.00 dalam pertemuan konsultasi untuk ketiga kalinya. SBY dan Badawi juga meresmikan pembukaan dialog bertajuk membangkitkan memori kolektif kesejahteraan antarbangsa.

Turut mendampingi Abdullah Ahmad Badawi yakni sang istri Jeanne Abdullah, Menlu Rais Yatim, Menteri Industri Penanaman dan Komiditas Chin Fah Kui, Menteri Informasi Ahmad Shabery Cheek, Menteri Sumber Daya Manusia S Subramaniam, dan Presiden Petronas Tan Sri Dato Seri Mohd Hassan Marican.

Badawi yang tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (16/3) sekitar pukul 20.30 WIB akan bertolak menuju Malaysia, Selasa (17/3) pada pukul 18.00 WIB.

Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.