JAKARTA, KOMPAS.com — Instruksi siaga penuh kepada operator telekomunikasi akan diberikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh dalam rentang waktu seminggu sebelum penyelenggaraan pemilu dan seminggu setelahnya.
Kesiagaan operator telekomunikasi akan sangat berperan dalam pengiriman rekapitulasi hasil penghitungan suara dari daerah ke pusat.
"Jangan sampai down. Kalau terputus bisa memunculkan spekulasi-spekulasi dan dugaan yang tidak-tidak," ujar Nuh dalam sosialisasi pemilu oleh Depkominfo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Gedung KPU, Rabu (1/4).
Nuh akan meminta operator untuk memberikan jaminan terhadap kuantitas dan kualitas telekomunikasi. Selain mendukung proses pengiriman rekapitulasi hasil penghitungan suara, jaringan operator berperan menampilkan perkembangan terbaru logistik pemilu.
"Kita ingin meyakinkan masyarakat bahwa pemilu bisa dilaksanakan dengan jujur, aman, adil," tandas Nuh. Nuh juga menyampaikan keterbukaan Depkominfo untuk mendukung kerja sama teknologi informasi yang telah dijalin KPU dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
