Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 06:54 WIB
AIA Indonesia Raih Euromoney Insurance Awards
Erlangga Djumena | Kamis, 16 April 2009 | 10:39 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Asuransi AIA Indonesia (AIA Indonesia) meraih penghargaan untuk Asuransi Terbaik di Indonesia tahun 2009 dari Euromoney. Hal itu berdasarkan survei tahunan majalah keuangan internasional tersebut mengenai perusahaan asuransi yang diumumkan 8 April lalu.

Survei berskala global ini dilakukan Euromoney untuk kedua kalinya dengan mengumpulkan opini para pengambil keputusan penting, baik di perusahaan-perusahan besar maupun institusi keuangan terkemuka, dengan lebih dari 400 responden di 60 negara.

Menurut Neil Osborn dari Euromoney, melalui survei asuransi, para pelaku pasar telah mengakui pencapaian institusi-institusi ini dalam menghadapi kondisi pasar yang sulit.

"Dalam kondisi pasar keuangan yang penuh tantangan saat ini, pemenang 2009 Euromoney Insurance Awards adalah perusahaan yang mampu menunjukkan kemampuan melakukan inovasi, merespons permintaan-permintaan kliennya yang kompleks dan cenderung meningkat serta mampu menggunakan kompetensi organisasinya," ujarnya.

Selain sebagai Asuransi Terbaik, AIA juga memperoleh penghargaan untuk subkategori penyelesaian klaim, inovasi produk, harga, dan rangkaian produk.

"Kami merasa terhormat menerima penghargaan dari Euromoney sebagai pengakuan atas pencapaian dan pelayanan kepada nasabah kami," sebut Wakil Presiden Direktur AIA Indonesia Chris Bendl.

Chris menambahkan, pihaknya senantiasa fokus dalam menyediakan proteksi untuk nasabah dan membangun bisnis untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang.

"Kami tetap mengembangkan produk-produk dan layanan unggulan yang diperuntukkan bagi nasabah melalui saluran distribusi yang luas, yaitu agency, bancassurance, dan employee benefit services, yang akan memberikan keuntungan kepada tenaga pemasaran, nasabah, dan mitra usaha kami," ujarnya.

Laporan Keuangan AIS yang belum diaudit per 31 Desember 2008 menunjukkan jumlah aset Rp 5,4 triliun, sedangkan rasio kecukupan modal (risk based capital) 339 persen, jauh melampaui ketentuan pemerintah 120 persen.

Menurut Chirs, AIA juga telah membayar lebih dari 13,500 klaim sepanjang 2008, yang terdiri dari klaim individu kecelakaan, rawat inap, kematian, dan penyakit kritis.