Rabu, 23 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 23 Mei 2012 | 22:24 WIB
Citigroup Tekan Kerugian, Toshiba Pangkas Karyawan
| Sabtu, 18 April 2009 | 06:38 WIB
|
Share:

Getty Images/Oli Scarff
Pekerja Citigroup di London, Inggris, 17 November, berjalan melintasi poster surat kabar yang menyebutkan lebih dari 50.000 pekerja Citigroup akan diberhentikan berkenaan dengan krisis keuangan. Pemerintah AS, Minggu (23/11), memutuskan memberikan dana talangan sebesar 20 miliar dollar AS guna mencegah salah satu bank simbol kekuatan ekonomi AS ini bangkrut.

TERKAIT:

 

NEW YORK, KOMPAS.com - Perusahaan-perusahaan masih berjuang mengatasi krisis global. Ada yang sudah membaik walaupun didera krisis, seperti Citigroup dan Google, ada pula yang masih harus mengurangi karyawannya.

Bank besar AS, Citigroup, Jumat (17/4), melaporkan berhasil menekan kerugian menjadi 966 juta dollar AS atau 18 sen per saham. Adapun tahun lalu, Citigroup merugi hingga 5,19 miliar dollar AS atau 1,03 dollar AS per saham. Kinerja ini cukup menggembirakan karena sebelumnya bank besar AS, seperti Wells Fargo, JPMorgan, dan Goldman Sachs, juga membukukan kinerja cukup baik. Pendapatan bersih Citigroup sebesar 1,6 miliar dollar AS. Harga sahamnya langsung naik pada awal perdagangan.

”Mungkin krisis pada sektor perbankan sudah melewati titik nadirnya,” ujar Richard Hunter, analis pada Hargreaves Landsdown di London.

Sementara kinerja keuangan perusahaan teknologi Google juga naik karena berhasil menekan pengeluarannya. Pendapatan Google menjadi 5,51 miliar dollar AS, naik 6 persen dibandingkan tahun lalu, tetapi turun 3 persen dari kuartal keempat 2008.

Kurangi karyawan

Produsen chip dari Jepang, Toshiba, dan produsen telepon seluler, Sony Ericsson, akan memangkas kembali karyawannya untuk mengurangi beban perusahaan seiring dengan penurunan permintaan.

Toshiba di Tokyo menyatakan bahwa kerugiannya pada tahun fiskal terakhir akan lebih besar daripada yang diperkirakan karena ada penghapusbukuan besar. Sebagai konsekuensinya, perusahaan itu harus memangkas 3.900 karyawan kontraknya, Maret tahun depan. Demikian menurut juru bicara Toshiba, Hiroko Mochida. Sebelumnya, Toshiba telah mengurangi 4.500 karyawan kontraknya bulan lalu.

Dari Stockholm dilaporkan, produsen telepon seluler, Sony Ericsson, membukukan kerugian sebesar 387 juta dollar AS karena penurunan penjualan pada kuartal pertama. Sony Ericsson juga akan mengurangi 2.000 pekerjanya untuk menghemat pengeluaran. (AFP/Reuters/joe)

Sumber :
Kompas Cetak