NEW YORK, KOMPAS.com - Saham-saham AS berakhir naik moderat pada Jumat waktu setempat, setelah "bellwether" (penggerak arah ekonomi -red.) Citigroup dan General Electric melaporkan laba mereka lebih kuat dari perkiraan, memenangkan Wall Street memperpanjang rentetan kenaikan menjadi enam pekan, demikian diungkapkan para dealer.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 5,90 poin, atau 0,07 persen, menjadi ditutup pada 8.131,33, merupakan level penutupan tertinggi indeks blue-chip dalam dua bulan lebih.
Indeks komposit Nasdaq bertambah 2,63 poin, atau 0,16 persen, menjadi ke posisi tertinggi lima bulan pada 1.673,07 sementara indeks Standard & Poor’s 500 meningkat 4,30 poin, atau 0,50 persen, menjadi 869,60, akhir terbaik sejak 9 Februari.
Pasar naik untuk kali ketiga sesi berturut-turut dan berakhir positif untuk keenam pekan berturut-turut di tengah sebuah sesi yang tak bergairah, karena para pedagang memasuki akhir pekan.
Laporan kenaikan laba raksasa perbankan bermasalah Citigroup dan konglomerasi terdiversifikasi General Electric membantu mempertahankan para pembeli di pasar, meski ada tekanan untuk melakukan aksi ambil untung dari kenaikan enam pekan.
Pada Kamis sore, raksasa internet Google juga mengalahkan ekspektasi laporan laba kuartalannya. Kent Engelke, ekonom dari Capitol Securities Management, mengatakan, hasil positif dari sektor perbankan adalah "bullish" (bergairah).
"Disana terjadi sebuah pemulihan dalam sistem finansial, sebelum ekonomi dapat ’rebound’ (berbalik naik)," katanya.
Poin lainnya, ekonomi secara umum lebih baik seperti diperlihatkan data AS baru-baru ini. "Data mendatang di AS terus menjadi beragam, namun dalam perhitungan kami melihat kesan sebuah prospek yang lebih baik," kata Dean Maki dari Barclays Capital, karena perusahaan mendorong prospek untuk AS yang menunjukkan pertumbuhan moderat dalam kuartal ketiga 2009.
Fred Dickson, ahli strategi pasar pada DA Davidson & Co., mengatakan, pasar sedang mengantisipasi setidaknya sebuah pengurangan dari resesi berat ini. Tapi dia masih menasehatkan untuk berhati-hati.
"Sementara kami telah menggambarkan pasar saham, sedang dalam sebuah proses ’bottoming’ untuk sedikitnya empat bulan dan menasehatkan para nasabah untuk selektif melakukan ekspansi," kata dia.
Saham-saham finansial beragam karena para investor melakukan konsolidasi kenaikan kuat dalam pekan-pekan terakhir ini.
Citigroup turun 8,98 persen menjadi 3,65 dolar AS, karena bank raksasa bermasalah ini mempertahankan bantuan pemerintah, meski mengatakan laba kuartal pertamanya mencapai 1,6 miliar dolar AS, bangkit kembali dari kerugian masif 2008 sebesar 18,72 miliar dolar AS.
Bank of America, akan mengeluarkan laporan keuangannya pada Senin depan, naik 2,51 persen menjadi 10,60 dolar AS, sementara JPMorgan Chase bertambah 0,06 persen menjadi 33,26 dolar AS.
GE meningkat 0,98 persen menjadi 12,39 dolar AS, setelah mengumumkan laba bersihnya turun 35 persen dalam kuartal pertama menjadi 2,89 miliar dolar AS, namun mengalahkan ekspektasi karena anak perusahaan finansialnya masih menguntungkan.
Google bertambah 0,9 persen menjadi 392,24 dolar AS, setelah melaporkan kenaikan laba bersih 9,2 persen pada kuartal pertama, karena pasar mengabaikan penurunan pendapatan kuartal ke kuartal untuk pertama kalinya selama ini.
General Motors turun 4,12 persen menjadi 1,86 dolar AS setelah kepala eksekutif Fritz Henderson memperingatkan bahwa kebangkrutan masih sebuah opsi untuk raksasa otomotif tersebut.
Obligasi turun. Imbal hasil (yield) obligasi negara AS berjangka 10-tahun naik menjadi 2,930 persen dari 2,830 persen pada Kamis, dan pada obligasi negara AS berjangka 30-tahun naik menjadi 3,785 persen dari 3,712 persen. Harga dan yield obligasi bergerak dalam arah berlawanan.

