Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 07:07 WIB
Investor Masuk, Bank Sri Partha Menjadi Bank Andara
Wahyu Satriani Ari Wulan | Senin, 20 April 2009 | 11:12 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bank Sri Partha (BSP) meluncurkan nama baru menjadi PT Bank Andara. Peluncuran nama ini dilakukan setelah finalisasi akusisi oleh empat investor baru ke Bank Sri Partha. Adapun keempat investor tersebut adalah Mercy Corps International (MCI), International Finance Coorporation (IFC), The Hivos-Triados Fund (HTF), dan Catholic Organizations for Relief and Development Aid (Cordaid).

"Pascaakusisi oleh investor baru ini, permodalan Bank Sri Partha kini telah menjadi Rp 135 ,9 miliar. Bahkan permodalan diharapkan akan mencapai Rp 175 miliar," kata Direktur Utama Bank Andara Paulus Wiranata di sela launching nama Bank Andara di Hotel Mulia, Jakarta, Senin (20/4). 

Dengan masuknya empat investor baru, kata Paulus, orientasi Bank Andara berubah, yakni dari retail banking menjadi wholesale banking dengan fokus pembiayaan Lembaga Keuangan Mikro, seperti koperasi, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), serta Lembaga Perkreditan Desa.

"Intinya kami menjadi pionir mitra keuangan utama bagi sektor keuangan mikro Indonesia, mengembangkan inovasi dan jangkauan luas bagi mereka yang kurang mendapatkan akses jasa keuangan," ujar Paulus. 

Paulus optimistis Bank Andara dapat meningkatkan kinerjanya. Hal ini didukung besarnya sektor keuangan mikro di Indonesia, dengan lebih dari 50.000 lembaga keuangan mikro menyentuh lebih dari 40 juta orang. "Masih terbuka peluang bagi Bank Andara untuk masuk di sektor tersebut," tuturnya.

Setelah proses perubahan nama, Bank Andara akan melakukan proses restrukturisasi, di antaranya upgrade dari SDM dan melakukan perbaikan infrastruktur teknologi.