NEW YORK, KOMPAS.com - Nilai saham Wall Street yang ditutup pada hari terakhir transaksi pekan ini mengalami kenaikan. Lonjakan nilai saham di Wall Street ini berlangsung saat investor mengamati data kondisi ekonomi AS yang beragam dan menantikan perkembangan nasib sistem perbankan yang akan diumumkan pekan depan.
Indeks industrial Dow Jones menguat 44,29 atau 0,54 persen serta ditutup pada 8.212,41. Indeks gabungan Nasdaq naik 1,90 poin atau 0,11 persen serta ditutup pada 1.719,20 dan indeks Standard & Poor’s 500 menguat 4,71 atau 0,54 persen serta ditutup pada 877,52.
Beberapa laporan ekonomi di AS menyebutkan sinyal pemulihan terhadap resesi yang telah memasuki bulan ke-18. Menurut Institute of Supply Management, sektor manufaktur yang bermasalah terkontraksi pada bulan lalu untuk 15 bulan berturut-turut. Namun, kontraksi ini tidak separah yang diprediksi oleh sebagian besar analis sebelumnya.
"Momen penantian menjelang dikeluarkannya laporan terhadap performa perbankan telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pasar," kata Al Goldman dari Wachovia Securities. Saham Bank of America turun 2,58 persen menjadi 8,61 dollar AS per lembar saham, saham JPMorgan Chase turun 1,55 persen menjadi 32,49, saham Wells Fargo turun 2 persen menjadi 19,61 dollar, dan saham Citigroup turun 2,62 persen menjadi 2,97 dollar.

