JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan membentuk Sekretariat Bersama (Sekber) Koalisi dengan Partai Demokrat dan partai-partai mitra koalisi lainnya. Sedianya, Sekber ini akan menjadi satuan tugas dalam perencanaan dan pelaksanaan agenda-agenda koalisi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PKB Muh Hanif Dhakiri, saat membacakan pokok-pokok rekomendasi Muspimnas, di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (6/5).
"PKB mengusulkan kepada Bapak SBY dan Partai Demokrat serta mitra koalisi untuk membangun Sekber Koalisi," kata Hanif.
Lebih jauh Hanif mengatakan, koalisi yang dibentuk tidak bertujuan untuk menguasai sebesar-besarnya kursi DPR yang ada, melainkan untuk mencapai kemenangan mayoritas minimal atau akumulasi kekuatan legislatif, yakni melampaui 50 persen+1 dari seluruh kekuatan legislatif yang ada.
Selain itu, kata Hanif, koalisi perlu memprioritaskan beberapa agenda politik dasar terkait langsung dengan kepentingan rakyat serta problem-problem kebangsaan lainnya yang terkait dengan keutuhan NKRI dan kesejahteraan masyarakat. "Seperti masalah pesantren dan pendidikan agama, pendidikan nasional, kesehatan masyarakat, pedesaan dan agraria, tenaga kerja korporasi serta usaha kecil dan menengah, kemiskinan, pengangguran," paparnya.
Rekomendasi Muspimnas ini akan dituangkan secara lebih terperinci dalam Proposal Koalisi Kemenangan Minimal PKB yang akan diusulkan menjadi bagian utama dari perjanjian koalisi politik dengan SBY untuk membentuk pemerintahan yang kuat, efektif, dan solid. "Nanti akan diserahkan kepada Bapak SBY sesegera mungkin," katanya.

