NEW YORK, KOMPAS.com — Wall Street mencatat kenaikan mantap pada Rabu (6/5) waktu setempat didorong data survei mengenai PHK sektor swasta AS yang lebih baik daripada perkiraan sebelumnya. Hal ini membantu mengurangi kegelisahan terhadap hasil dari stress test (uji ketahanan) pada sistem perbankan.
Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 101,63 poin atau 1,21 persen menjadi ditutup pada 8.512,28 karena sebuah rally (kenaikan panjang) terjadi pada akhir hari perdagangan.
Indeks komposit saham teknologi berat Nasdaq naik tipis 4,98 poin atau 0,28 persen menjadi 1.759,10 dan indeks Standard & Poor’s 500 meningkat 15,73 poin atau 1,74 persen menjadi 919,53.
Pasar mendapat dukungan dari sebuah survei perusahaan payrolls swasta ADP yang menunjukkan sektor swasta pada April kehilangan 491.000 pekerjaan, lebih rendah daripada perkiraan para analis dan menawarkan dukungan lebih lanjut terhadap kemungkinan berkurangnya resesi.
"Berita ini mendorong pasar keluar dari keterpurukan," kata Patrick O’Hare dari Briefing.com. "Namun, itu tidak banyak alasan untuk selebrasi ekonomi, itu hanya 491.000 posisi yang hilang di sektor swasta pada April."
Andrea Kramer dari Schaeffer’s Investment Research mengatakan, laporan ADP merupakan penurunan terendah dalam enam bulan dan memicu meluasnya harapan jelang laporan data pembayaran upah (patroll) nonpertanian oleh pemerintah yang akan dirilis pada Jumat.
Meski pasar berubah-ubah di tengah kekhawatiran tentang stress test, kata Kramer, terbantu laporan media yang menyatakan penuruna modal kemungkinan kurang dari perkiraan sebelumnya, memicu beberapa saham perbankan sehingga indeks pasar masuk ke zona hitam.
Beberapa kekhawatiran datang dari laporan bahwa Bank of America mungkin perlu menambah modal hingga 34 miliar dollar AS untuk memenuhi persyaratan dari stress test Pemerintah AS.
Gregory Drahuschak dari Janney Montgomery Scott mencatat bahwa sektor perbankan memimpin rally, menunjuk sebuah pembebasan keluh kesah dari hasil akhir tes yang mungkin tak seburuk perkiraan.
Bank of America melonjak 17,07 persen menjadi 12,69 dollar AS, Citigroup naik 16,01 persen menjadi 3,86 dollar AS, sementara Wells Fargo menguat 15,56 persen menjadi 24,62 dollar AS.
Saham lainnya, Walt Disney Co, terangkat 11,88 persen menjadi 25,90 dollar AS setelah media hiburan itu melaporkan laba lebih baik dari perkiraan dalam kuartal fiskal kedua. Sektor teknologi ketinggalan pasar secara keseluruhan.
Cisco Systems turun 0,1 persen menjadi 19,61 dollar AS jelang laporan laba kuartalan, sementara Apple merosot 0,16 persen menjadi 132,50 dollar AS.
Sementara itu, obligasi berakhir mixed (beragam). Imbal hasil (yield) obligasi negara AS berjangka 10-tahun melemah menjadi 3,152 persen dari 3,157 persen pada Selasa dan pada obligasi negara berjangka 30-tahun naik menjadi 4,082 persen terhadap 4,053 persen. Harga dan yield obligasi bergerak dalam arah berlawanan.

