Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 00:05 WIB
Dividen BSM untuk Tambahan Modal
Josephus Primus | Rabu, 13 Mei 2009 | 21:06 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen Bank Syariah Mandiri (BSM) akan mengusulkan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) agar dividen tunai tahun 2009 tidak dibagikan, karena masih sangat dibutuhkan untuk tambahan modal.
  
Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi di Jakarta, Rabu (13/5), mengatakan, BSM masih sangat membutuhkan modal besar untuk diakumulasikan sebagai tambahan modal tahun buku berikutnya. "Manajemen menginginkan seperti itu, tapi kebijakannya ada pada para pemegang saham," kata Yuslam Fauzi.
   
RUPS BSM, kata dia, direncanakan diselenggarakan pada akhir Mei mendatang.
   
Menurut dia, industri perbankan syariah di Indonesia yang baru dirintis sejak sekitar 10 tahun lalu, masih sangat instan.
   
Ibarat manusia, katanya, perbankan syariah termasuk BSM masih seperti bayi. "BSM masih membutuhkan modal besar untuk mengembang usahanya," katanya.
   
Pada 2007, BSM berhasil mengelola dana Rp 10,30 triliun naik 34,89 persen dibanding tahun sebelumnya yakni sekitar Rp 7,415 triliun, menyusul cerahnya prospek perbankan syariah.
   
Dengan meningkatnya dana pembiayaan tersebut, BSM berhasil menaikkan laba bersih 2007 sebesar 74,61 persen dari Rp 65 miliar menjadi Rp 114 miliar. 
    

Sumber :
Ant