JAKARTA, KOMPAS.com — Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat (29/5) sore, cenderung stabil dengan berada di kisaran Rp 10.300 per dollar AS karena menjelang penutupan pasar muncul aksi beli rupiah.
Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mencapai Rp 10.295-Rp 10.300 per dollar dibanding penutupan pasar hari sebelumnya Rp 10.300-Rp 10.310 atau naik tipis lima poin.
Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk Kostaman Thayib di Jakarta, Jumat, mengatakan, membaiknya kegiatan pasar uang khususnya rupiah terutama disebabkan membaiknya pasar modal Indonesia, akibat menguat bursa Wall Street, Kamis malam.
"Namun sentimen positif pasar modal terlambat diantisipasi pelaku pasar uang yang hanya melakukan aksi beli menjelang penutupan pasar, sehingga kenaikan rupiah relatif kecil," katanya.
Menurut dia, kenaikan rupiah ini juga akibat aksi Bank Indonesia (BI) yang masuk ke pasar membeli dollar yang diharapkan berlanjut pada pekan depan sehingga peluang rupiah untuk menguat makin besar. "Kami optimis rupiah akan makin menjauhi angka Rp 10.300 per dollar AS, apabila kondisi seperti ini masih berlanjut," ucapnya.
Rupiah, lanjut dia, sudah diperkirakan sebelumnya akan mengalami kenaikan lagi hanya menunggu waktu yang tepat kapan kembali naik. "Apabila rupiah bisa mencapai angka Rp 10.200 per dollar AS, maka posisinya akan semakin stabil," ujarnya.
Membaiknya rupiah, menurut dia, juga didukung oleh berkurangnya ketegangan di kawasan Asia, khususnya Korea Utara dan Korea Selatan. "Kondisi ini memicu pelaku pasar berspekulasi membeli rupiah, meski aksi beli cenderung lambat," ucapnya.