KOMPAS
Selasa, 9 Februari 2010 Selamat Datang  |     |  
Wah.. Harga Minyak Makin Mahal
Senin, 1 Juni 2009 | 10:29 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Harga minyak naik di perdagangan Asia Senin (1/6) mendekati tingkat tinggi tujuh bulan, dipicu oleh menguatnya pada pasar-pasar modal regional dan melemahnya dollar AS.
    
Kontrak berjangka utama New York untuk minyak mentah jenis light sweet untuk pengiriman Juli naik 56 sen menjadi 66,87 dollar per barrel. Sementara minyak mentah Brent juga untuk pengiriman Juli naik 54 sen menjadi 66,06 dollar per barrel.

"Minyak menguat pagi ini. Itu merupakan pergerakan secara nyata sejalan dengan pasar-pasar saham di Asia.....Rally yang mendorong  minyak terutama para investor membeli berbagai komoditi karena melemahnya dollar AS," kata Victor Shum, analis pada Konsultan energi Purvin and Gertz di Singapura.
    
Melemahnya mata uang AS itu menjadikan harga minyak yang dihargai dengan dollar lebih murah untuk para pemilik mata uang lebih kuat lainnya dan sebaliknya, cenderung mendorong permintaan dan harga lebih tinggi.
    
Sementara itu Menteri Perminyakan Kuwait Sheikh Ahmad Abdullah al-Sabah mengatakan Senin bahwa anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) itu belum diuntungkan harga tinggi untuk minyak karena ini akan memperlemah ekonomi global.

"Kami belum diuntungkan dengan melihat harga pada angka ratusan (dollar per barrel) karena ini akan memicu resesi lagi," kata menteri perminyakan itu kepada pers.
    
Kuwait merupakan salah satu dari 12 negara anggota OPEC, yang memompa sekitar 40 persen dari minyak mentah dunia.

Penulis: EDJ   |     |   Sumber : Ant Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.