Kamis, 24 April 2014

/ Bisnis & Keuangan

Harga Pertamax Naik

Senin, 1 Juni 2009 | 13:29 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Mulai Senin (1/6) ini pukul 00.00, PT Pertamina memutuskan menaikkan harga bahan bakar khusus (nonsubsidi) yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex. Berdasarkan siaran pers yang Kontan peroleh, perusahaan pelat merah itu mendongkrak harga bahan bakar nonsubsidinya Rp 200-Rp 350 per liter dibandingkan banderol 15 Mei 2009 lalu.

Alhasil, harga Pertamax Plus di Jakarta dan sekitarnya naik Rp 200 menjadi Rp 6.500 per liter. Di wilayah pemasaran yang sama, harga Pertamax yang sebelumnya Rp 5.600 per liter sekarang dijual Rp 5.900 per liter atau naik Rp 300 per liter. Harga Bio Pertamax juga naik dari Rp 5.600 per liter menjadi Rp 5.900 per liter.

Kenaikan paling rendah Rp 150 per liter hanya berlaku untuk Pertamina Dex. "Semula harganya Rp 6.150 per liter naik jadi Rp 6.300 per liter," kata Juru Bicara Pertamina Basuki Trikora Putra.

Berikut rincian harga untuk daerah lain. Harga Pertamax di Unit Pemasaran I (Medan) dan UPms II (Palembang), naik menjadi Rp 6.350 per liter dari Rp 6.100. Medan bersaing Rp 6.250, Bangka Rp 7.540, kemudian Jakarta bersaing Rp 5.850, UPms IV & V (Semarang dan Surabaya) Rp 6.250, Bali Rp 6.350, UPms VI (Balikpapan) Rp 6.300, UPms VII( Makassar) Rp 6.300, serta Palu Rp 7.300 per liter.

Untuk Pertamax Plus, di Batam menjadi Rp 6.100 dari Rp 5.900. Kemudian di UPms I Rp 6.700, Medan bersaing Rp 6.600, UPms IV & V Rp 6.700, serta UPms Vi Rp 6.800 per liter.

Kemudian untuk Pertamax Dex, di UPms IV naik menjadi Rp 6.300 per liter dari Rp 6.150.

Adapun untuk Bio Pertamax, Jakarta Bersaing mnejadi Rp 5.850 per liter dari Rp 5.500, UPms V Rp 6.250 serta di Bali Rp 6.350 per liter.

Pertamina Dex kemasan plus isi 10 liter dijual Rp 81.400 naik Rp 1.500 ketimbang sebelumnya Rp 79.900

Pertamina menetapkan harga BBM nonsubsidi dua pekan sekali. Patokan penetapan barangnya adalah harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

Dihubungi terpisah, Manager Media Relations Shell Indonesia Fathia Syarif mengaku belum mengubah harga jual BBM mereka. (Gentur Putro Jati/Kontan)


Editor :
Sumber: