Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 18:39 WIB
Kasihan, Jurusan Pertanian Makin Menurun...
Yulvianus Harjono | Selasa, 16 Juni 2009 | 11:31 WIB
|
Share:

IWAN SETIYAWAN/HARIAN KOMPAS
Ilustrasi: SMK mesti tanggap terhadap tren kebutuhan pasar kerja. SMKN 2 misalnya, yang awalnya fokus di bidang pertanian, beberapa tahun terakhir memperluas bidang keilmuan di otomotif dan analis kimia. Peminat pertanian terus menurun, bahkan sempat tidak dibuka karena tidak ada peminat.

TERKAIT:

TANGERANG, KOMPAS.com — Beberapa tahun terakhir, minat calon siswa di bidang pertanian terus menurun. Pada 2002-2005, Jurusan Pertanian di salah satu eks Sekolah Tinggi Menengah Pertanian ini sempat tidak dibuka karena tidak ada peminat.

Demikian hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 2 Kota Tangerang Sunaryanto, Senin (15/6). Sunaryanto membenarkan bahwa SMK mesti tanggap merespons dinamika masyarakat, yaitu tren kebutuhan pasar kerja.

Sunaryanto mencontohkan, SMKN 2 awalnya fokus di bidang pertanian, tetapi beberapa tahun terakhir memperluas bidang keilmuan. ”Pernah, satu kelas hanya diisi tiga orang dari daya tampung 36,” ujarnya.

Di mata sejumlah siswa pun kini Jurusan Pertanian dianggap kurang menjanjikan. Hal itu mengingat lapangan kerjanya terbatas.

”Ada tetangga sampai sekarang masih menganggur, padahal sempat ke luar Jawa kerjanya,” ucap Kuswanto (16), seorang siswa SMK.

Ia pun lebih memilih mengambil jurusan Teknik Mesin. Siswa asal Sangiang, Kota Bumi, Tangerang, ini memilih SMK agar bisa cepat mendapat kerja.

”Ya, supaya bisa segera membantu orangtua. Saat PKL (praktik kerja lapangan) kami juga dapat uang,” ucap anak dari buruh kasar ini.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 4 Sutarjiwo mengungkapkan, buka-tutup program studi adalah hal biasa di SMK. Berturut-turut program studi Survei Pemetaan dan Teknik Pemanfaatan Motor Listrik pernah ”dihabiskan” alias ditutup dan dievaluasi kurikulumnya. Di sekolah ini, jurusan Teknik Mesin adalah yang tertinggi tingkat keketatannya. Perbandingan daya tampung peminatnya mencapai 1 : 5.

Sumber :
KOMPAS