Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:14 WIB
Foke: Kita Hindari Kendaraan Pribadi yang Tidak Efektif
Sandro | Rabu, 17 Juni 2009 | 20:14 WIB
|
Share:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada beberapa langkah untuk mengatasi masalah kemacetan di DKI Jakarta yang terus terjadi, seperti memperbaiki angkutan umum serta melakukan pembatasan terhadap kendaraan pribadi.

"Kita harus hindari kendaraan pribadi yang tidak efektif," ungkap Fauzi Bowo Gubernur DKI Jakarta saat peluncuran armada baru Silver Bird seri E-Class di Balaikota Jakarta, Rabu (17/6).

Langkah lain, kata Foke, pemerintah juga akan membangun kereta bawah tanah serta memperluas jalur busway yang ada. "Selain mengurangi kemacetan, juga dapat mengurangi polusi udara," katanya.

Sedangkan menurut Suroyo Alimuso, Dirjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan, bahwa menyelesaikan masalah transportasi dan kemacetan di Jakarta harus didukung oleh seluruh daerah penyangga, yaitu Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Depok. "Mereka harus mengikuti pola transportasi di DKI," tegasnya.

Ia juga meminta agar seluruh angkutan umum, seperti bus kota dan metromini, di Jakarta dapat memperbaiki pelayanan kepada publik sama seperti yang diberikan oleh angkutan bus transjakarta. "Kami sudah koordinasi dengan dinas DKI agar angkutan umum bisa berubah," kata Suroyo.