MATARAM, KOMPAS.com — Juru bicara Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto mengemukakan, debat terakhir calon presiden bertema "Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)" akan menjadi ajang buka-bukaan kepada rakyat tentang proses damai di berbagai wilayah di Indonesia.
Publik perlu pemahaman utuh tentang siapa yang berperan untuk sejumlah proses damai di Indonesia. "Tema 'NKRI' akan berbicara tentang harmoni, kesatuan, dan bagaimana proses damai dari konflik. Bagaimana proses damai Aceh, Ambon, dan Poso sebenarnya. Siapa yang berperan, apakah Ibu Mega, Pak SBY, atau Pak JK. Tidak salah diungkap agar publik dapat pemahaman," ujar Yuddy dalam perjalanan dari Manado ke Mataram, Selasa (30/6).
Yuddy mengemukakan, untuk debat terakhir, Kalla siap meskipun siang harinya berkampanye di sejumlah tempat di Jakarta. Kalla, menurut Yuddy, memahami betul debat yang diinginkan masyarakat. "Pak JK siap berdebat keras dan siap memenangkan opini. Kami berharap, capres tidak hanya menjawab moderator, tetapi juga bisa saling bertanya dan bersilang pendapat," ujarnya.
Yuddy mengklaim, NKRI dengan otonomi daerah dan demokrasi adalah makanan sehari-hari Kalla selama bertahun-tahun dengan banyak hasil.
