Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 19:45 WIB
Terus Naik, Rupiah Dekati Level 10.100
Erlangga Djumena | Kamis, 2 Juli 2009 | 10:01 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Staf penukaran valuta asing di Kwitang, Jakarta menghitung mata uang dollar AS.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com -  Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (2/7) pagi menguat mendekati Rp 10.100 per dollar AS karena pelaku membeli rupiah menyusul laporan positif kondisi ekonomi makro nasional dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik menjadi Rp 10.135-Rp 10.145 per dollar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 10.180-Rp 10.195 atau menguat 45 poin.

Pengamat pasar uang Farial Anwar di Jakarta, Kamis mengatakan, kenaikan rupiah terutama disebabkan munculnya laporan yang positif dari internal.

BPS melaporkan inflasi tahunan turun tajam menjadi 3,64 persen dari sebelumnya 6,04 persen, meski inflasi bulanan sedikit naik menjadi 0,11 persen dari 0,04 persen. "Kami optimis rupiah akan bisa mencapai angka Rp10.000 per dollar, apabila kondisi pasar seperti saat ini masih berlanjut," ucapnya.

Pasar uang, lanjut dia, juga makin positif dengan lancarnya pelaksanaan pemilihan presiden yang mendorong investor asing makin percaya bahwa Indonesia tetap merupakan pasar potensial untuk mencari keuntungan yang lebih baik. "Para investor asing semula lebih hati-hati bermain di pasar domestik menjelang pemilihan presiden, namun dengan lancar dan amannya kegiatan pilpres memicu mereka lebih aktif memasuki pasar," katanya.

Ditanya soal membaiknya inflasi itu, lanjut dia, akan mendorong Bank Indonesia (BI) menurunkan kembali suku bunga acuan (BI Rate). "Jadi masih ada ruang bagi BI utuk menurunkan BI Rate," ujarnya.

Apabila BI Rate turun, menurut dia, maka perbankan juga akan menurunkan kembali suku bunga kreditnya yang dinilai masih tinggi. "Bunga kredit bank yang masih berkisar antara 14 sampai 18 persen diharapkan akan cepat turun agar ekonomi tumbuh lebih cepat," katanya.

Dengan makin tumbuhnya ekonomi maka pergerakan rupiah terhadap dollar akan semakin baik yang pada akhir tahun ini akan bisa mencapai Rp 9.500 per dollar. "Kami optimistis rupiah akan bergerak naik hingga mencapai Rp 9.500 per dollar pada akhir tahun ini," ucapnya.

Sumber :
Ant