JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia Kamis (2/7) nyaris terpeleset ke zona merah mengikuti beberapa indeks bursa Asia yang berakhir di jalur negatif.
IHSG ditutup hanya naik tipis 5,869 poin atau 0,28 persen pada 2.065,753. Saham-saham sektor infrastruktur dan consumer menjadi penyelamat indeks, yang sempat mencicipi area negatif.
Sementara indeks Kompas100 meningkat 0,28 persen, kemudian indeks LQ45 bertambah 0,50 persen serta Jakarta Islamic Index menguat 0,30 persen.
Pada perdagangan hari ini, saham yang turun lebih banyak dibanding yang naik, yakni 130 saham turun dan 83 saham naik, serta 57 saham stagnan. Adapun nilai transaksi mencapai 3,304 triliun dari 86.494 kali transksi dengan volume 7,762 miliar saham.
Bursa-bursa utama regional terimbas prediksi masih tingginya tingkat pengangguran di Amerika Serikat pada bulan Juni, yakni mencapai 9,6 persen, alias posisi tertinggi sejak 1983. Indeks Hangseng Hongkong ditutup turun 0,61 persen pada 18.178,05, kemudian indeks Nikkei225 melemah 0,64 persen meenjadi 9.876,15, serta indeks Strait Times Singapira melemah 1,49 persen.


