Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 06:34 WIB
Bursa Regional Ikut Wall Street
Erlangga Djumena | Jumat, 3 Juli 2009 | 09:25 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Bursa saham regional terjerembab di zona merah pada awal perdagangan Jumat (3/7) pagi seiring terbenamnya Wall Street yang terpicu meningkatnya pengangguran AS.

Di Hongkong, indeks Hangseng langsung melorot 1,39 persen atau 252,09 poin menjadi 17.925,96. Menurut tim Monex Investindo Futures, Moving Average (MA) 3,5,14 di grafik dua jam menunjukkan pola bearish bagi Hangseng.

"Tumbangnya bursa saham AS, rendahnya aliran investasi asing ke China, peringatan Moody terhadap HSBC Mexico, besarnya IPO untuk pembangunan rel kereta api di China, dan meningkatnya ketegangan politik di semenanjung Korea akan menekan indeks," ujarnya.

Hal positif yang bisa meminimalkan aura negatif antara lain insentif pajak dalam penggunaan yuan untuk pembayaran ekspor-impor. "Jika Hangseng jatuh melewati 18.000, indeks akan meraih 17.760," katanya.

Sementara itu, di bursa efek Tokyo, Jepang, indeks Nikkei225 saat rehat makan siang ditutup turun 101,32 poin (1,03 persen) pada 9.774,83.

Sampai berita ini diturunkan, indeks-indeks yang berkutat di jalur merah adalah indeks Tertimbang Taiwan yang turun 0,39 persen, indeks Kospi Korsel melemah 0,29 persen, indeks Strait Times Singapura terkoreksi 1,07 persen, dan indeks All Ordinaries Australia melorot 1,42 persen.