KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Pemerintah Bingung Harga Gula Tidak Kunjung Turun
Jumat, 3 Juli 2009 | 14:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rupanya, bukan cuma masyarakat yang bingung harga gula tak kunjung turun. Pemerintah pun heran harga gula belum juga turun. Padahal, musim giling tebu sudah hampir selesai.

"Biasanya, kalau panen harga turun, tapi ini tidak. Jadi, harga gula tidak naik, tapi tidak turun juga," kata Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Kelautan dan Perikanan Bayu Krishnamurti di Jakarta, Jumat (3/7).

Oleh karena itu, Bayu berjanji akan menggelar rapat koordinasi bersama Departemen Perdagangan guna menelusuri penyebab anomali alias keanehan harga gula itu. "Kami akan adakan rakor untuk mencari solusinya," tutur Bayu.

Sekadar informasi, sebenarnya pemerintah menginginkan harga gula konsumsi bergerak di kisaran Rp 7.000 hingga Rp 7.500 per kilogram selama musim giling. Namun, hingga kini harga gula konsumsi tetap bergerak di level Rp 8.000 hingga Rp 8.500 per kilogram.

Di sisi lain, menurut Bayu, pasokan gula terhadap industri sendiri tak pernah surut. "Mungkin masih ada masalah dengan timing, pricing, dan distribusinya," tukasnya. (Hans Henricus/Kontan)

Sumber :KONTAN Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.