Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 20:23 WIB
Warga Tuntut Pipa Gas Petrokimia Dibongkar
Adi Sucipto | Selasa, 14 Juli 2009 | 11:53 WIB
|
Share:
Kompas/Adi Sucipto
Pekerja tetap melanjutkan pemasangan pipa gas Petrokimia Gresik Selasa (14/7)
Foto:

TERKAIT:

GRESIK, KOMPAS.com - Puluhan warga komplek perumahan Gresik Kota Baru, Griya Kembangan Asri dan Darussaadah Selasa (14/7) kembali menuntut pemasangan pipa dihentikan dan dibongkar.

Pipa gas yang menghubungkan sumur minyak Lengowangi 1 ke fasilitas pengolahan PT Petrokimia Gresik dinilai membahayakan warga. Salah seorang pengnjukrasa Rifai menyatakan pipa gas sepanjang 4,8 kilometer yang melewati perumahan berpotensi memakan korban besar bila ada kebocoran gas. Potensi bahaya besar karena pipa melintasi perumahan.

"Warga punya hak hidup. Semua kegiatan membahayakan harus dihentikan sebelum terjadi apa-apa. Masyarakat ingin damai kami tidak ingin anarkis," katanya.

Sementara itu sejumlah pekerja tetap melanjutkan pekerjaannya mengelas pipa dan menyambung pipa di Jalan Tambang. Ada 800an titik sambungan. Warga menyayangkan penyambungan tidak menggunakan laser x ray.

"Kemungkinan bocornya tinggi. Selain itu pemasangan pipa belum dilengkapi izin, " kata warga lainnya Anam.

Warga dan polisi sempat bersitegang, sebab warga memaksa menerobos barikade polisi untuk membongkar pipa. Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Gresik Komisaris Sudiyono menyatakan bila warga anarkis akan ditangkap.