JAKARTA, KOMPAS.com — Para pengguna BlackBerry boleh merasa lega. Mereka tidak perlu resah lagi jika BlackBerry miliknya mengalami masalah. Mulai tanggal 26 Agustus 2009 mendatang Research In Motion (RIM) akan membuka 6 layanan purnajual BlackBerry di Indonesia.
"Sebenarnya tanggal 21 Agustus itu rencananya sudah dimulai layanan purnajual BlackBerry dan tanggal 26 Agustus itu diresmikan 6 tempat layanan purnajual," kata Humas Depkominfo Gatot S Dewobroto saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/7).
Selain itu, pada tanggal 15 Oktober 2009 akan ditambah lagi 2 layanan purnajual lagi. Dengan demikian, total akan ada 8 layanan purnajual pada tahun ini. Namun, Gatot belum dapat memastikan di mana layanan purna jual akan didirikan. "Mungkin di kota-kota besar," kata Gatot.
Lebih jauh, Gatot menerangkan standar layanan purnajual yang ada di Indonesia harus sama dengan standar di Singapura sehingga, jika terjadi kerusakan berat, dapat diperbaiki di dalam negeri. "Selama ini kalau kerusakan ringan diperbaiki di Indonesia. Tapi kerusakan yang berat, dikirim ke Singapura. Kita tidak menginginkan hal itu," ungkap Gatot.
Hal itu dilakukan untuk melindungi para konsumen BlackBerry yang semakin meningkat jumlahnya. Menurut catatan Depkominfo, pengguna BlackBerry hingga hari ini mencapai 400.000 pengguna. Depkominfo memproyeksikan hingga akhir tahun jumlah pengguna BlackBerry mencapai satu juta pengguna.
