Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 13:17 WIB
IHSG Akhirnya Menyerah 0,55 Persen
Erlangga Djumena | Jumat, 17 Juli 2009 | 16:37 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski masih berada di zona merah, namun Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jumat (17/7) sore, berhasil menipiskan keterpurukannya pascapeledakan di dua hotel di kawasan Mega Kuningan Jakarta.

IHSG ditutup turun 11,597 poin atau 0,55 persen pada 2.106,353. Sektor basic industry, perkebunan dan perbankan menjadi pemimpin melemahnya indeks. Adapun sektor consumer dan infrastruktur menipiskan pengurangan indeks.

Sementara indeks Kompas100 turun 0,54 persen, kemudian indeks LQ45 melemah 0,53 persen, serta Jakarta Islamic Index berhasil menguat 0,10 persen.

Pada perdagangan hari ini, 135 saham turun mendominasi dibandingkan 62 saham naik dan 51 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp 4,008 triliun dari 87.682 kali transaksi dengan vollume 4,779 miliar saham.

Pada awal perdagangan pagi tadi, IHSG langsung rontok pascaledakan di Ritz Carlton dan JW Marriott.

Hal tersebut membuat Otoritas pasar modal akhirnya turun tangan. Kepala Bappepam Fuad Rahman mengimbau  para pelaku pasar untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan ledakan bom tersebut.

"Pada masa lalu di tahun 2003 saat terjadi bom di Bali dan Jakarta reaksi market biasanya satu hari, mestinya kalangan pasar biasa dengan keadaan seperti ini," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/7).

Kalangan pasar, lanjut dia, harus berlaku seperti biasa dan tenang serta jangan memberi kesempatan bagi teroris untuk merusak iklim investasi.