Selasa, 14 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 14 Februari 2012 | 20:29 WIB
Pascaledakan Libur Panjang Menjadi Dewa Penyelamat Indeks
Rosdianah Dewi | Jumat, 17 Juli 2009 | 18:50 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Libur panjang yang terjadi sampai Senin (20/7) menjadi salah satu faktor penyelamat indeks pekan depan, pasca-terjadinya ledakan pagi tadi. Hal tersebut dikatakan Budhi Ruseno, Analis Bakti Securities, saat ditemui di Gedung Departemen Keuangan, Jumat (17/7).

"Karena adanya libur panjang maka dampaknya tidak terlalu formal lagi pula indeks juga dipengaruhi faktor eksternal, hari ini saja di luar positif," jelas dia.

Selain itu, Budhi menjelaskan, fundamental Indonesia masih cukup kuat sehingga peristiwa ledakan tersebut tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pasar modal. "Investor masih melihat adanya opportunity, karena secara fundamental dan sumber daya, kita masih baik," terangnya.

Meski demikian, pemerintah harus secepatnya menyelesaikan kasus tersebut, pasalnya para investor baik dalam maupun luar negeri saat ini fokus pada proses penyelidikan dan penyelesaian kasus tersebut. "Kasus ini harus diungkap dan butuh tindakan riil," terang dia.

Untuk pergerakan indeks, lanjut Budhi, masih akan bergerak pada kisaran yang sempit pada level 2.040-2.180 untuk jangka pendek. "Kalau secara sektoral yang masih baik dikoleksi untuk pekan depan adalah mining, perkebunan, infrastruktur, dan telekomunikasi," pungkasnya.

Sebelumnya Budhi dan beberapa analis lain mendatangi Gedung Departemen Keuangan untuk membahas antisipasi pelaku pasar pascaledakan. Mereka melakukan rapat koordinasi dengan Menteri Keuangan dan regulator pasar modal.