JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Darmin Nasution menegaskan, insiden ledakan di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton tidak akan memengaruhi penerimaan pajak pada tahun 2009 ini.
"Memang mungkin saja terhadap turis yang datang ada pengaruhnya, tetapi itu tidak terlalu banyak dampaknya pada penerimaan pajak. Kita tidak merasa perlu melakukan langkah khusus," kata Darmin, di sela jumpa pers, di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (21/7).
Menurutnya, insiden tersebut hanya membawa pengaruh sementara bagi perekonomian Indonesia. Hal tersebut terlihat dari nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, terutama dollar AS yang masih positif.
Demikian juga dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali membaik meski sempat terperosok pada Jumat (17/7) lalu. "Dari sisi kurs dan IHSG dalam 2-3 hari akan pulih," ujarnya.
