Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 25 Mei 2012 | 13:25 WIB
Imbas Krisis, Penerimaan Pajak Semester I Turun
Wahyu Satriani Ari Wulan | Selasa, 21 Juli 2009 | 16:27 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Penerimaan pajak semester I-2009 atau pada periode Januari-Juni 2009 turun 2,83 persen menjadi Rp 253,181 triliun dibandingkan periode yang sama 2008 lalu yang sebesar Rp 260,556 triliun. Dengan demikian, dari target APBN 2009 penerimaan pajak semester I-2009 baru tercapai 43,07 persen atau lebih sedikit dibandingkan pencapaian tahun 2008 pada periode yang sama sebesar 48, 74 persen.

Demikian disampaikan Dirjen Pajak Darmin Nasution, di sela jumpa pers di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (21/7).

"Penerimaan pajak kita memang sejalan dengan perkembangan perekonomian sebagai akibat krisis keuangan global, jadi terjadi perlambatan dalam penerimaan," ujar Darmin.

Darmin menjelaskan, terjadi pertumbuhan minus pada beberapa kelompok pajak. Adapun untuk pertumbuhan positif hanya terjadi pada penerimaan Pajak Penghasilan (PPh).

Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas secara total pada semester I-2009 masih tumbuh 5,19 persen menjadi Rp 136,39 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 129,66 triliun. Penerimaan PPh nonmigas yang masih tumbuh positif, antara lain PPh 21 tumbuh 5,41 persen, PPh 25 dan 29 Orang Pribadi tumbuh 67,52 persen, PPh Badan tumbuh 5,75 persen, PPh 26 tumbuh 16,45 persen, dan PPh final tumbuh 36,84 persen.

Adapun PPh nonmigas yang tumbuh negatif adalah PPh 22 tumbuh minus 22,45 persen, PPh 22 Impor tumbuh minus 27,22 persen, PPh 23 tumbuh minus 4,67 persen, dan PPh Fiskal Luar Negeri tumbuh minus 92,71. "Ini karena pembebasan fiskal bagi pemilik NPWP," ujarnya.

Untuk penerimaan PPh migas semester I-2009 turun 20,27 persen menjadi Rp 27,388 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 34,35 triliun. Adapun penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) di semester I-2009 tumbuh negatif 6,97 persen menjadi Rp 81,48 triliun dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 87,117 triliun.

Penerimaan PPN dan PPnBM antara lain PPN dalam negeri masih tumbuh positif 14,08 persen, PPN Impor tumbuh minus 25,94 persen, PPnBM dalam negeri tumbuh minus 31,33 persen, PPnBM Impor tumbuh minus 50,06 persen, PPN dan PPnBM lainnya tumbuh minus 24,04 persen. 

Untuk penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga tumbuh minus 13,85 persen di semester I-2009 terhadap periode yang sama tahun lalu. "Penerimaan PBB sebesar Rp 4.678,73 miliar dan penerimaan BPHTB sebesar Rp 2.202,13 miliar," pungkasnya.